Sisi Lain Tragedi Mineirazo: Toni Kroos dan Brace 69 Detik ke Gawang Brasil

Sisi Lain Tragedi Mineirazo: Toni Kroos dan Brace 69 Detik ke Gawang Brasil

Estadio Mineirao, Belo Horizonte, 8 Juli 2014 menjadi tempat dan hari yang sulit dilupakan oleh publik Brasil selaku tuan rumah Piala Dunia 2014. Tim nasional mereka dibantai Jerman 1-7 di babak semifinal. Tragedi Mineirazo; begitulah dunia mengenalnya.

Ada beberapa hal yang menarik perhatian dari pembantaian ini. Termasuk di antaranya adalah pemecahan rekor gol terbanyak di Piala Dunia oleh Miroslav Klose, juga bagaimana Toni Kroos mengukir rekor brace (dua gol dalam satu laga) tercepat.

Kroos menyumbang dua gol untuk Jerman. Brace ke gawang Brasil itu bahkan dicetaknya hanya dalam kurun waktu 69 detik, antara gol pertama dan gol keduanya.

Pembantaian Itu

 

Thomas Muller membuka keunggulan Jerman di menit 11. Miroslav Klose kemudian menggandakannya di menit 23.

Toni Kroos lalu membobol gawang Brasil secara beruntun pada menit 24 dan 26.

Setelah itu, Sami Khedira menyumbang satu gol di menit 29, lantas Andre Schurrle menyarangkan dua gol di menit 69 dan 79. Brasil hanya bisa mencetak satu gol hiburan melalui Oscar di menit 90.

Kroos mencetak dua gol ke gawang Brasil di menit 23:57 dan 25:06. Dua gol itu membuatnya mengukir sebuah rekor anyar.

Kroos menjadi pencetak brace tercepat dalam sejarah Piala Dunia dengan brace 69 detiknya kontra Brasil di Mineirao.

Kroos sendiri terpilih sebagai Man of the Match. Statistiknya dalam laga itu meliputi 3 tembakan, 2 gol, akurasi operan 93%, 2 operan berpeluang gol, dan 1 assist.

Jerman Berjaya, Brasil Merana

Jerman lolos ke final dan menjadi juara dengan mengalahkan Argentina. Sementara itu, nestapa Brasil seolah tak berkesudahan.

Dalam perebutan tempat ketiga, Brasil dikalahkan Belanda. Mereka dipermak 0-3.

Jerman berjaya, sedangkan Brasil merana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.