Jadwal Siaran Langsung Piala Super Eropa: Real Madrid vs Frankfurt di SCTV Hari Ini

Jadwal Siaran Langsung Piala Super Eropa: Real Madrid vs Frankfurt di SCTV Hari Ini

Jadwal siaran langsung laga Piala Super Eropa 2022 antara Real Madrid vs Eintracht Frankfurt di SCTV hari ini, Kamis 11 Agustus 2022. Laga Real Madrid vs Frankfurt akan dimainkan di Olympic Stadium, kick-off jam 02:00 WIB.

Ini merupakan ulangan final European Cup tahun 1960 silam. Kali ini, Madrid datang mengusung status juara Liga Champions 2021/2022. Sementara itu, Frankfurt adalah kampiun Liga Europa.

Madrid sudah melakukan cukup pemanasan dalam pramusim mereka di Amerika Serikat. Sempat dipecundangi Barcelona 0-1, kemudian ditahan imbang Club America 2-2, pasukan Carlo Ancelotti akhirnya menumbangkan Juventus 2-0 melalui gol Marco Asensio dan penalti Karim Benzema.

Ketika tak ada banyak perubahan di skuad Madrid dibandingkan musim lalu, Frankfurt justru sebaliknya. Klub Jerman itu sejauh ini sudah melakukan banyak aktivitas transfer untuk membangun ulang skuad.

Selain membeli Jens Petter Hauge dari AC Milan, Frankfurt juga mendatangkan Mario Gotze dari PSV Eindhoven. Di laga nanti, eks Bayern Munchen dan Borussia Dortmund itu kemungkinan akan dipasang sebagai salah satu starter.

Jadwal Pertandingan

Real Madrid vs Eintracht Frankfurt
Stadion: Olympic Stadium
Jadwal: Kamis, 11 Agustus 2022
Pukul: 02.00 WIB
Siaran langsung: SCTV
Live streaming: Vidio

Statistik Real Madrid dan Frankfurt

  • Madrid akan memainkan final UEFA Super Cup mereka yang ke-8, sedangkan Frankfurt yang pertama.
  • Madrid sudah empat kali juara UEFA Super Cup, yakni pada tahun 2002, 2014, 2016, dan 2017. Mereka tiga kali jadi runner-up, yakni pada edisi 1998, 2000, dan 2018.
  • Koleksi 4 gelar UEFA Super Cup milik Madrid hanya kalah dari Barcelona dan AC Milan (masing-masing 5).
  • Madrid terakhir kali menjuarai UEFA Super Cup adalah pada tahun 2017. Waktu itu, Madrid mengalahkan Manchester United 2-1.
  • Frankfurt sudah memainkan pertandingan pertamanya di Bundesliga musim ini pada Sabtu (6/8/2022) kemarin. Menjamu Bayern Munchen, mereka dibantai 1-6.

Perkiraan Susunan Pemain

Real Madrid (4-3-3): Courtois; Carvajal, Eder Militao, Rudiger, Mendy: Kroos, Casemiro, Modric: Valverde, Benzema, Vinícius Junior.

Pelatih: Carlo Ancelotti.

Info skuad: Tidak ada pemain absen.

Eintracht Frankfurt (3-4-2-1): Trapp; Toure, Tuta, N’Dicka; Knauff, Sow, Rode, Kostic; Kamada, Gotze; Borre.

Pelatih: Oliver Glasner.

Info skuad: Oungene (cedera), Buta (cedera).

Inilah Saga Transfer Baru Frenkie de Jong: Datangnya Ancaman Barcelona Semakin Rumit

Transfer Baru Frenkie de Jong

Saga transfer Frenkie de Jong memasuki babak baru yang mencengangkan. Baru-baru ini, disebutkan bahwa Barcelona lebih menekan tim De Jong.

Nama De Jong adalah salah satu yang paling sering disebut-sebut sejak awal bursa transfer. Erik ten Hag ingin mengontraknya ke Manchester United, Barca menjualnya, tetapi De Jong sendiri tidak begitu yakin. Rumor beredar bahwa De Jong ingin bertahan di Barca, ada juga yang mengatakan De Jong tidak bisa pergi sebelum Barca membayar sisa utang gajinya.

Baru-baru ini, dinyatakan bahwa Barca akan memaksa De Jong untuk mengimplementasikan kontraknya saat ini dan mengembalikannya ke perjanjian sebelumnya.

Posisi Barca untuk De Jong

Saat ini, De Jong menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Barcelona. Kabarnya, dia menghasilkan sekitar 400.000 euro per minggu. Sebelumnya, De Jong sempat menerima pemotongan gaji akibat pandemi. Disebutkan bahwa Barca masih memiliki utang gaji lebih dari 17 juta euro kepada De Jong.

Diduga utang tersebut membuat De Jong enggan hengkang. Dia ingin Barca membayarnya terlebih dahulu, lalu dia ingin pergi. Meski begitu, Barca justru meminta De Jong mengembalikan gajinya menjadi 50%. Hanya pemotongan gaji adalah satu-satunya cara De Jong bertahan.

Penolakan De Jong

Tuntutan pemotongan gaji De Jong ditolak mentah-mentah oleh De Jong. Gelandang Belanda telah menegaskan bahwa dia tidak akan menerima pemotongan gaji lagi, terutama karena klub masih berhutang.

Pada saat yang sama, De Jong juga tidak mau pergi. Jadi situasinya rumit, dia tidak ingin mengambil pemotongan gaji untuk tinggal dan tidak ingin pergi untuk melanjutkan karirnya di klub baru.

Hal inilah yang membuat saga transfer De Jong terhenti. Barca tidak bisa memaksa pemain, tetapi mereka juga tidak bisa membayar gaji besar kepada De Jong. Di tengah kebuntuan ini, Barca mulai kehabisan waktu untuk segera mendaftarkan pemain baru. Jika De Jong tidak pergi, Blaugrana berada dalam posisi sulit.

Babak baru dalam kisah transfer De Jong

Saga transfer De Jong memasuki babak baru. Menurut The Athletic, Barca telah membuat langkah agresif untuk memaksa De Jong menerima pemotongan gaji.

Kabarnya, Barca menemukan bukti pelanggaran hukum dalam penandatanganan kontrak De Jong pada 2020. Saat itu, De Jong menandatangani kontrak pemotongan gaji di bawah pimpinan dewan direksi dan presiden sebelumnya, Josep Maria Bartomeu.

Menurut laporan, Barca meminta De Jong untuk menyelesaikan masalah tersebut dan kembali ke kesepakatan sebelumnya, yaitu saat nominal gaji De Jong masih lebih rendah. Langkah Barca bisa disebut sebagai ancaman bagi De Jong. Situasi semakin rumit, menarik untuk menunggu sikap De Jong.

Chelsea Mulai Seriusi Transfer Pierre-Emercik Aubameyang

Chelsea Mulai Seriusi Transfer Pierre-Emercik Aubameyang

Klub Premier League, Chelsea dilaporkan tidak main-main dalam upaya perekrutan Pierre-Emerick Aubameyang. The Blues dilaporkan mulai mengupayakan agar transfer ini bisa jadi kenyataan.

Chelsea saat ini kekurangan penyerang tengah. The Blues memutuskan untuk meminjamkan Romelu Lukaku ke Inter Milan dan mereka belum mendapatkan penggantinya.

Chelsea sendiri dilaporkan sedang mendekati beberapa pemain. Salah satunya adalah striker milik Barcelona, Pierre-Emerick Aubameyang.

Sky Sports melaporkan bahwa rumor ketertarikan Chelsea terhadap Aubameyang bukan sekedar pepesan kosong. Chelsea dilaporkan mulai menyeriusi transfer tersebut.

Simak situasi transfer Aubameyang selengkapnya di bawah ini.

Striker Teruji

Laporan itu mengklaim bahwa Thomas Tuchel sendiri yang menginginkan jasa Aubameyang. Ia menilai Aubameyang adalah sosok yang tepat untuk mengisi pos lini serang timnya.

Ini disebabkan Aubameyang pernah dilatih Tuchel di Borussia Dortmund. Saat itu, Aubameyang menunjukkan ketajaman yang bagus di bawah asuhan Tuchel.

Di sisi lain Aubameyang sudah pernah bermain di Inggris. Jadi ia tidak akan kesulitan beradaptasi dengan atmosfer sepakbola Inggris.

Kans Terbuka

Laporan itu mengklaim bahwa kans Chelsea untuk mendatangkan Aubameyang di musim panas ini tergolong sangat terbuka. Karena Barcelona kemungkinan akan menjual sang pemain.

Barcelona baru-baru ini tidak bisa mendaftarkan pemain mereka di La Liga. Jadi mau tidak mau mereka harus menjual beberapa pemain agar mereka mendapatkan tambahan pemasukan.

Dengan kehadiran Robert Lewandowski di skuat mereka, Barcelona merasa Aubameyang bisa pergi. Jadi mereka akan menjual sang striker ke Chelsea.

Mahar Transfer

Chelsea dilaporkan tidak perlu keluar uang terlalu banyak untuk merekrut Aubameyang. Karena mahar transfernya sangat terjangkau.

Cukup dengan bayaran 15 juta Euro, The blues bisa merekrut kembali mantan penyerang Arsenal tersebut.

Baru Hengkang dari AC Milan, Alessio Romagnoli Lansung ‘Menyerang’ Stefano Pioli!

Baru Hengkang dari AC Milan, Alessio Romagnoli Lansung ‘Menyerang’ Stefano Pioli!

Alessio Romagnoli baru saja pindah dari AC Milan. Namun, tidak butuh waktu lama bagi sang mantan kapten untuk memberi komentar yang menyinggung pelatihnya saat di Milan yakni Stefano Pioli.

Romagnoli membela AC Milan selama tujuh musim. Dia membela Milan ketika tim berada dalam periode sulit. Musim 2021/2022 lalu, Romagnoli berstatus sebagai kapten ketika Milan meraih gelar scudetto.

Walau menjabat kapten, Romagnoli bukan pilihan utama di Milan. Romagnoli hanya memainkan 19 laga di Serie A, setengah dari jumlah laga yang dimainkan Rossoneri. Dia kalah bersaing dengan bek tengah lain.

Romagnoli lantas memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak di Milan. Sempat dikaitkan dengan banyak klub, Romagnoli akhirnya berlabuh ke Lazio. Yuk simak komentar Romagnoli soal Pioli di bawah ini ya.

Gaya Pioli Tidak Cocok
Negosiasi antara Lazio dan Romagnoli berjalan cukup alot. Namun, pada akhirnya bek 27 tahun itu meneken kontrak di Lazio. Tak lama setelah diumumkan sebagai pemain Lazio, dia segera membuat komentar soal AC Milan.

“Kondisi saya jauh lebih baik dari sebelumnya, meskipun masih ada sedikit yang hilang,” buka Romagnoli dikutip dari Football Italia.

“Permainan Maurizio Sarri (pelatih Lazio) lebih taktis, Pioli berbeda, lebih satu lawan satu di area lapangan yang luas. Saya lebih cocok dengan pendekatan Sarri dan saya lebih menyukainya,” sambung Romagnoli.

Romagnoli memang tidak cocok dengan gaya bermain Pioli. Bukan pada musim 2021/2022 saja dia kehilangan tempat di tim utama. Pada paruh kedua musim 2020/2021, Romagnoli sering jadi cadangan saat Pioli mendatangkan Fikayo Tomori.

Target Romagnoli di Lazio
Keputusan Romagnoli meninggalkan AC Milan untuk membela Lazio memang unik. Namun, bagi Romagnoli, ini adalah pilihan untuk membela klub yang didukung ketika kecil. Romagnoli pun punya target yang ambisius bersama Lazio.

“Target tim adalah lolos ke Liga Champions karena kami kuat, punya skuat yang bagus. Saya selalu memberi tahu Igli Tare selama bertahun-tahun bahwa ini adalah tim yang kuat,” kata Romagnoli.

“Bagi saya, penting untuk bermain lebih dari tahun lalu. Meskipun memiliki beberapa masalah, saya harus berusaha memberikan yang terbaik dan bermain sebanyak mungkin. Tujuan utama, saya ulangi lagi, adalah sebagai sebuah tim dan itu untuk lolos ke Liga Champions,” tegas Romagnoli.

Daftar 4 Pemain yang Sebaiknya Tinggalkan Barcelona Daripada Menjadi Cadangan Mati

Pemain yang Sebaiknya Tinggalkan Barcelona Daripada Menjadi Cadangan Mati

Barcelona sedang mengalami perombakan besar-besaran. Pergerakan transfer Bara musim panas ini memang menarik, meski klub berada di bawah tekanan finansial.

Ada beberapa nama top yang memperkuat skuat Xavi. Sebut saja Robert Lewandowski, Raphinha, Jules Kunde, Franck Kessie, dan Andreas Christensen.

Menariknya, Barca bisa menempatkan para pemain ini dalam tekanan yang cukup berat. Klub harus mengaktifkan tiga tuas ekonomi untuk meringankan beban keuangan.

Manuver-manuver Barca cukup impresif dan patut diapresiasi. Kini, pasukan Xavi memiliki kekuatan yang cukup untuk bersaing di level teratas musim depan.

Masalahnya, skuat Barca saat ini terlalu padat. Ada beberapa pemain yang akan dilepas klub, namun banyak negosiasi.

Xavi jelas menyadari hal ini. Ada beberapa pemain yang sudah dilepas, baik secara kredit maupun dijual, antara lain Trincao, Coutinho, Mingueza, Lenglet, Dani Alves, Adama Traore, dan Luuk de Jong.

Meski begitu, setidaknya ada 4 pemain lagi yang harus dikeluarkan Barca. Siapa saja?

Pemain yang Sebaiknya Tinggalkan Barcelona Daripada Menjadi Cadangan Mati

1. Neto

Nama pertama yang mungkin perlu dikeluarkan Barca adalah di posisi kiper, Neto. Bahkan Neto sendiri dikabarkan ingin hengkang dari klub demi mendapatkan menit bermain lebih banyak.

Kualitas Neto tidak terlalu buruk, hanya saja dia tidak cukup baik untuk bersaing dengan Ter Stegen. Akibatnya, Ter Stegen cenderung ceroboh dan kurang bekerja keras.

Artinya, Barca membutuhkan kiper kedua dengan kualitas yang tidak begitu jauh di bawah Ter Stegen.

2. Samuel Umti

Barca telah mencoba menjual Umtiti sejak lama, tetapi kesulitan menemukan pembeli karena harga yang mahal dan karena sang pemain sendiri tidak merasa tertekan untuk pergi.

Namun, kini situasi semakin sulit bagi Umtiti. Jika dia bertahan, peluang bermain untuk musim depan sangat kecil.

Di sisi lain, Barca juga kesulitan menemukan klub yang mau mengambil risiko dengan membeli Umtiti. Bek Prancis telah absen terlalu lama dan riwayat cederanya mengkhawatirkan.

3. Miralem Pjanic

Kasus Pjanic cukup unik. Dia bersenang-senang dan menjadi bintang utama Juventus, tetapi karirnya sangat drastis ketika dia bergabung dengan Barcelona.

Xavi telah berbicara tentang Pjanic beberapa waktu lalu. Ia mengaku puas dengan etos kerja Pjanic dan bermain di beberapa pertandingan pramusim.

Masalahnya adalah saat ini terlalu banyak gelandang di tim Barca. Pjanic akan kesulitan mendapatkan menit bermain jika bertahan. Jadi meninggalkan klub mungkin menjadi solusi terbaik bagi kedua belah pihak.

4. Martin Braithwaite

Posisi Braithwaite hampir sama dengan Pjanic. Terlalu banyak striker di Barcelona, ​​dia adalah salah satu pemain yang dianggap dilepas atau dijual.

Nama Braithwaite akan selalu terdengar positif bagi fans Barca. Striker Denmark telah melakukannya dengan baik dalam waktu singkat di tengah kesulitan.

Sayangnya, Braithwaite harus mengakui kualitasnya masih di bawah striker Barca lainnya seperti Lewandowski, Aubameyang dan Depay.

Tinggalkan MU, Alex Telles Segera Pindah ke Sevilla

Tinggalkan MU, Alex Telles Segera Pindah ke Sevilla

Manchester United nampaknya akan berpisah dengan Alex Telles dalam waktu dekat ini. Sang bek dilaporkan sudah bersepakat untuk pindah ke Sevilla.

Telles berada dalam situasi yang kurang bagus di musim panas ini. Pasalnya United memutuskan membeli bek kiri baru pada diri Tyrell Malacia.

Kedatangan Malacia membuat Telles hanya jadi bek kiri ketiga MU. Alhasil pemain Timnas Brasil itu ingin meninggalkan United dalam waktu dekat ini.

The Times melaporkan bahwa Telles akan segera cabut dari MU. Ia dikabarkan sudah sepakat pindah ke Sevilla.

Dipinjam Semusim

Laporan itu mengklaim bahwa Telles belakangan ini berkomunikasi dengan Sevilla. Ia tertarik untuk bergabung dengan tim asal Andalusia itu.

Telles dikabarkan sudah mencapai kesepakatan pribadi dengan Sevilla. Ia akan dipinjam dari MU selama satu musim.

Jadi MU dan Sevilla saat ini sedang berunding untuk mengesahkan transfer Telles tersebut.

Segera Kelar

Laporan itu mengklaim bahwa United dan Sevilla tidak lama lagi akan menjalin kesepakatan untuk transfer Telles.

Sejauh ini proses pembicaraan antara kedua klub berjalan lancar. Tidak ada kendala berarti untuk transfer ini.

Telles sendiri dikabarkan berpotensi terbang ke Spanyol pada akhir pekan ini untuk menuntaskan transfernya ke Sevilla.

Bersaing

Manchester United sendiri belum memutuskan siapa bek kiri yang akan menjadi starter saat melawan Brighton di akhir pekan nanti.

Karena kedua bek kiri mereka, Luke Shaw dan Tyrell Malacia tampil apik di pra musim Setan Merah.

Kabar Gembira, Fikayo Tomori dan Pierre Kalulu akan Dapat Kontrak Baru di AC Milan

Kabar Gembira, Fikayo Tomori dan Pierre Kalulu akan Dapat Kontrak Baru di AC Milan

AC Milan sedang menyiapkan tawaran kontrak baru kepada dua pemain utamanya. Pierre Kalulu dan Fikayo Tomori akan diikat kontrak lebih lama di San Siro.

Baik itu Kalulu dan Tomori sebetulnya masih punya kontrak yang terbilang aman di Milan. Keduanya punya kontrak sampai tahun 2025. Namun, belum tahu berapa durasi perpanjangan kontrak yang baru.
taboola mid article

Milan tampak ingin memberikan hadiah kepada dua pemain ini yang tampil impresif sepanjang musim lalu. Apalagi dengan usia mereka yang masih muda, Milan tampaknya menyiapkan rencana lain.

Sejauh ini memang belum ada tawaran resmi dari Milan. Namun, laporan dari Tuttosport mengklaim bahwa pembicaraan kontrak baru tidak akan menemui kendala berarti.

Pertahanan Kokoh

Milan memiliki pertahanan kokoh di musim lalu. Kehadiran Tomori dan Kalulu sering membuat lawan frustrasi.

Salah satu catatan impresif keduanya adalah jelang akhir musim lalu. Kualitas permainan mereka berhasil mengamankan sembilan nirbobol dari sebelas laga terakhir.

Hasil positif tersebut membuat Milan terus menjaga persaingan di papan atas. Puncaknya tentu saja saat berhasil menjadi juara, mengungguli klub tetangga, Inter Milan.

Respond Positif Pemain

Dalam laporan yang sama, Milan mendapatkan respons positif dari para pemain. Tomori dan Kalulu tidak keberatan mendapat kontrak baru di Milan.

Tomori mengaku bahwa prioritasnya saat ini adalah bertahan selama mungkin di Milan. Hal ini wajar mengingat Tomori berhasil mendapatkan penampilan terbaiknya setelah keluar dari Chelsea pada musim 2020/21 lalu.

Peningkatan Nilai Kontrak
Hal yang sama tampak akan terjadi pada Kalulu. Lagipula, keduanya diyakini akan mendapatkan kenaikan gaji yang signifikan.

Saat ini, gaji keduanya berada di 400 ribu Euro per musim. Dengan kontrak baru, masing-masing pemain bisa mendapatkan 2 juta Euro per musim.

Kenaikan gaji yang fantastis itu diyakini tidak mudah ditolak Tomori dan Kalulu. Keduanya diharapkan kembali dalam performa terbaik di musim 2022/23 untuk mempertahankan Scudetto.

Barcelona Disebut Tim Terbaik di Eropa, Xavi: Siapa Bilang Begitu?

Barcelona Disebut Tim Terbaik di Eropa, Xavi: Siapa Bilang Begitu?

Pramusim Barcelona sejauh ini berjalan memuaskan. Xavi bisa mematangkan gaya main dan taktik di lapangan, para pemain baru pun tampak beradaptasi dengan baik.

Lancarnya pramusim Barca dapat dilihat dari beberapa hasil pertandingan terakhir. Mereka bisa mengalahkan Real Madrid (1-0) dan bermain imbang dengan Juventus (2-2).

Memang hasil-hasil tersebut tidak begitu mencolok, tapi permainan Barca di kedua pertandingan tersebut tampak menjanjikan. Ada banyak hal positif yang dilihat Xavi.

Skuad Barca pun tampak solid dan semakin menyatu. Ada banyak alasan untuk percaya diri menyambut musim depan.

Ritme masih kurang

Hasil imbang kontra Juve kemarin menunjukkan sedikit masalah Barca. Mereka sempat unggul, tapi kehilangan keunggulan tersebut karena lengah.

Xavi pun mengakui bahwa timnya belum maksimal. Namun, setidaknya jalur perkembangan Barca sudah benar.

“Kami lebih stagnan dari biasanya, tapi saya kira ini terjadi karena kurangnya ritme kami, karena hawa panas, dan karena lapangan yang sangat kering,” ujar Xavi.

“Di babak pertama, kami sedikit kesulitan karena winger kami terpaksa bertahan di sisi dalam. Namun, saya meninggalkan pertandingan ini dengan perasaan puas.”

Baca Juga: Barcelona Buru-buru Singkirkan Memphis Depay Demi Nomor Punggung 9

Turunkan euforia

Hasil-hasil apik pramusim ditambah dengan rekrutan menjanjikan tentu menunjukkan bahwa Barca siap bersaing. Bahkan, Blaugrana mulai digadang-gadang jadi salah satu tim terbaik di Eropa musim depan.

“Siapa bilang bahwa kami adalah tim terbaik di Eropa? Kami tidak menginginkan euforia atau perdebatan, kami harus mencapai keseimbangan emosional,” sambung Xavi.

“Kami berada di jalur yang tepat, tapi tentu saja kami harus tetap bersikap rendah hati dan terus bekerja keras,” tandasnya.

Barcelona Buru-buru Singkirkan Memphis Depay Demi Nomor Punggung 9

Barcelona Buru-buru Singkirkan Memphis Depay Demi Nomor Punggung 9

Memphis Depay tidak lagi masuk dalam skema permainan Barcelona yang diusung Xavi Hernandez untuk musim depan. Pemain berusia 28 tahun itu kini semakin dekat ke pintu keluar.

Kedatangan Raphinha dan Robert Lewandowski telah menguatkan keputusan Barcelona untuk mendepaknya. Bahkan, Barcelona yakin Depay akan segera menemukan klub barunya pada awal Agustus mendatang.

Blaugrana aktif memanggil para peminat pemain timnas Belanda ini untuk mendekat. Peminatnya sebagian besar ada di Liga Italia.

Sampai saat ini, belum ada kabar kelanjutan tentang kepindahan Depay. Namun, jurnalis Toni Juanmarti melaporkan bahwa Barcelona cukup percaya diri segera mendepak Depay.

Demi Nomor Punggung

Barcelona dikabarkan sedang buru-buru untuk menyingkirkan Depay. Sebab, seperti dilansir dari Sport, Barcelona ingin memakaikan nomor punggung 9 kepada Lewandowski.

Sepanjang bermain bersama Munchen, Lewandowski tidak pernah absen mengenakan nomor punggung tersebut. Lewandowski juga dikenal sebagai salah pemain di ‘posisi nomor 9’ yang ganas dalam beberapa tahun terakhir.

Barcelona pun merasa Lewandwoski layak mengenakan nomor tersebut lagi. Tetapi masalahnya, nomor 9 masih ada pemiliknya, yaitu Memphis Depay.

Baca Juga: Prediksi Barcelona vs Juventus 27 Juli 2022

Keluar Sebelum Perkenalan

Masalahnya, Barcelona kini diburu oleh waktu. Barcelona menjadwalkan Depay keluar sebelum perkenalan Lewandowski di Spotify Camp Nou.

Dalam rilis yang dikeluarkan Barcelona, Lewandowski akan mengikuti sesi perkenalan yang layak seperti pemain-pemain baru Barcelona lainnya pada tanggal 5 Agustus 2022 mendatang.

Sebelummya, Lewandowski didatangkan Barcelona saat sedang menggelar tur pramusim. Pemain timnas Polandia itu pun hanya diperkenalkan ‘seadanya’ di Amerika Serikat.

Percaya Pergi

Juanmarti melaporkan, Barcelona percaya Depay akan pergi. Kedua pihak sudah sempat berkomunikasi soal tersebut.

Depay dianggap tidak akan mampu bersaing di tim utama. Bahkan, terkesan akan disingkirkan oleh Xavi dalam skema permainannya kelak.

Untuk itu, Depay dianjurkan mencari peruntungan di klub lain. Selain Depay, Miralem Pjanic juga dilaporkan akan segera pergi dalam waktu dekat.

Lisandro Martinez Mungil? Ini 6 Bek Pendek yang Tetap Ganas di Lapangan

Lisandro Martinez Mungil? Ini 6 Bek Pendek yang Tetap Ganas di Lapangan

Manchester United sudah mendatangkan Lisandro Martinez dari Ajax Amsterdam. Namun ada yang unik karena postur Martinez yang pendek sebagai pemain belakang.

Bek berkebangsaan Argentina itu hanya memiliki tinggi badan 1,75 meter. Bagi seorang bek tentunya posturnya sangat pendek, bahkan untuk ukuran orang Eropa.

Bandingkan saja dengan tinggi badan bek Liverpool Ibrahima Konate 1,94 meter atau Virgil Van Dijk 1,93 meter, tentu ukuran Martinez sangat pendek. Lalu apakah dia bisa bertarung di Liga Inggris musim ini?

Sebelum Martinez, sebenarnya sudah ada bek pendek di klub-klub Eropa. Mereka bahkan mampu bersaing dan mengantarkan timnya menyabet gelar juara bahkan meraih Ballon d’Or atau gelar pemain terbaik dunia.

Berikut 6 bek pendek yang tetap ganas saat berada di lapangan. Jadi fans Manchester United (MU) tidak perlu galau lah.

1. Carles Puyol (177 cm)

Carles Puyol mencatatkan ebih dari 650 penampilan untuk Barcelona selama 15 tahun memperkuat tim yang bermarkas di Camp Nou ini. Meski bertubuh mungil, pencapaian kariernya sangat tinggi.

Kapten Barcelona itu pernah meraih enam gelar La Liga, tiga trofi Liga Champions, dan dua Copa Del Reys. Kehadirannya membuat aman lini belakang Blaugrana.

Di level internasional, Puyol juga mencetak prestasi yang tinggi. Bersama timnas Spanyol, dia meraih gelar Piala Dunia dan Piala Eropa atau EURO.

2. Fabio Cannavaro (175 cm)

Serupa dengan Lisandro Martinez, Fabio Cannavaro hanya memiliki tinggi badan 1,75 meter. Meski mungil, dia merupakan seorang legenda di Italia.

Dia pernah memenangkan gelar domestik Italia bersama Parma dan gelar domestik Spanyol bersama Real Madrid. Cannavaro yang menjadi kapten Italia juga meraih tietl Piala Dunia 2006.

Dia juga pernah meraih gelar Ballon d’or dan hanya segelintir bek yang mendapatkannya. Marca juga menobatkannya masuk ke best 11 pemain asing bagi Real Madrid.

3. Franco Baresi (175 cm)

Inter Milan pernah menolak Franco Baresi karena tubuh mungilnya. Pemain yang menjalani debut profesional pada usia 17 tahun itu kemudian meniti karier di AC Milan dan mengumpulkan banyak gelar

Bersama AC Milan, dia meraih enam gelar Serie A dan tiga trofi Liga Champions. Sayangnya dia tidak seberuntung Cannavaro karena gagal meraih Ballon d’or pada 1989.

Baresi hanya jadi runner-up karena Ballon d’or 1989 jatuh ke rekan setimnya Marco van Basten. AC Milan juga memensiunkan jersey nomor 6 untuk menghormatinya setelah pensiun pada tahun 1997.

4. Ivan Cordoba (173 cm)

Lisandro Martinez nampaknya lebih beruntung karena ada bek yang lebih pendek darinya, yakni Ivan Cordoba. Meski pendek, dia menjadi incaran Real Madrid yang dia tolak karena lebih memilih Inter Milan.

Cordoba bahkan menghabiskan 13 tahun di Inter Milan serta mencatat 455 penampilan bagi Nerazzuri. Dia memenangkan lima Scudetto, 4 Coppa Italia, dan satu Liga Champions.

Wakil kapten Inter Milan ini akhirnya pensiun pada akhir musim 2011/2012. Di pengujung kariernya, dia bermain saat Inter Milan menang 4-2 di Derby della Madonnina.

5. Javier Mascherano (173 cm)

Javier Mascherano menginjakan kakinya di Eropa bersama Carlos Tevez melalui transfer kontroversial di West Ham United. Dia hanya bermain di tujuh laga setelah muncul pelanggaran aturan transfer.

West Ham mendapat denda 5,5 juta poundsterling dan Mascherano mereka lego ke Liverpool. Mascherano kemudian hijrah lagi ke raksasa Spanyol dan beralih posisi dari gelandang menjadi bek tengah.

Keputusan pelatih Barcelona saat itu, Pep Guardiola sangat tepat. Mascherano memenangkan lima gelar La Liga, lima Copa del Rey dan dua Liga Champions selama tujuh setengah tahun di Blaugrana.

6. Ron Harris (173 cm)

Tidak hanya Manchester United, Chelsea juga pernah memiliki bek pendek bernama Ron Harris. Dia menjalani karier di Chelsea mulai 1960 hingga 1980.

Setelah itu, dia pindah ke Brentford dan hanya bertahan 3 tahun sebelum akhirnya memutuskan gantung sepatu. Karier panjang selama 23 tahun di sepak bola profesional Liga Inggris menunjukan keuletannya meski memiliki tubuh yang mungil.

Baca Juga: 5 Pemain Afrika yang Patut Ditunggu Aksinya di Piala Dunia 2022

Prediksi Barcelona vs Juventus 27 Juli 2022

Prediksi Barcelona vs Juventus 27 Juli 2022

Barcelona dan Juventus akan bertarung dalam laga pramusim di Cotton Bowl, Dallas, Texas, Rabu 27 Juli 2022. Pertandingan ini dijadwalkan kick-off jam 07:30 WIB.

Barcelona tampil impresif dalam tur mereka di Amerika Serikat sejauh ini. Setelah meremukkan Inter Miami 6-0, Blaugrana menang tipis 1-0 di El Clasico melawan Real Madrid.

Sementara itu, Juventus telah mengawali pramusimnya dengan kemenangan atas Chivas Guadalajara. Anak-anak asuh Massimiliano Allegri menang 2-0 lewat gol-gol yang dicetak dua pemain dari tim U-23, Mattia Compagnon dan Marco Da Graca.

Pemain-pemain baru Barcelona, seperti gelandang Franck Kessie, winger Raphinha, dan striker Robert Lewandowski sudah tampil di pramusim ini. Lewandowski baru tampil di laga kontra Madrid, sedangkan Raphinha adalah yang paling fantastis.

Setelah menyumbang satu gol dan dua assist ketika melawan Inter Miami, pemain Brasil itu mencetak gol tunggal penentu kemenangan Barcelona atas Madrid. Dia sepertinya sudah benar-benar menyatu dengan tim barunya ini.

Di lain pihak, Juventus juga telah menurunkan pemain-pemain baru mereka saat menaklukkan Chivas. Angel Di Maria dan Paul Pogba bermain sangat mengesankan di babak pertama, sedangkan Bremer turun di babak kedua.

Dusan Vlahovic belum tampil saat melawan Chivas. Namun, striker andalan Juventus itu diperkirakan akan jadi starter ketika melawan Barcelona.

Duel Barcelona vs Juventus di Dallas ini nanti sepertinya bakal sangat menarik.

Perkiraan Starting XI

Barcelona (4-3-3): Marc-Andre ter Stegen; Sergino Dest, Ronald Araujo, Andreas Christensen, Jordi Alba; Franck Kessie, Sergio Busquets, Pedri; Ansu Fati, Robert Lewandowski, Raphinha.

Pelatih: Xavi.

Juventus (4-3-3): Wojciech Szczesny; Juan Cuadrado, Gleison Bremer, Leonardo Bonucci, Alex Sandro; Manuel Locatelli, Paul Pogba, Denis Zakaria; Angel Di Maria, Dusan Vlahovic, Moise Kean.

Pelatih: Massimiliano Allegri.

Kehadiran Bremer, Pogba, dan Di Maria membuat Juventus jadi lebih kuat. Di Maria bahkan sanggup membuat para pendukung Juventus seolah lupa kalau mereka baru saja ditinggal Paulo Dybala.

Melawan Chivas, lini belakang Juventus tidak mendapatkan ujian berarti. Namun, itu bakal berbeda saat mereka melawan Barcelona nanti.

Barcelona sejauh ini sudah tampil begitu impresif. Pemain-pemain lama dan para pemain baru juga sudah mulai menyatu dengan baik. Raphinha sudah memberi bukti. Apakah kali ini giliran Lewandowski yang bakal beraksi?

Prediksi skor akhir: Barcelona 2-1 Juventus.

Baca Juga: 4 Calon Pemain Kunci Timnas Denmark di Piala Dunia 2022

Casemiro: Skuy Join Madrid, Neymar!

Casemiro: Skuy Join Madrid, Neymar!

Gelandang Real Madrid, Casemiro baru-baru ini mengomentari spekulasi masa depan Neymar. Ia mengajak sang kompariot untuk bergabung dengannya di Real Madrid.

Neymar sudah cukup lama bergabung dengan PSG. Ia direkrut dari Barcelona pada tahun 2017 silam.

Baru-baru ini beredar kabar bahwa Neymar bakal dijual PSG. Karena ia dilaporkan tidak masuk dalam rencana Christophe Galtier.

Selain itu manajemen PSG ingin memangkas beban gaji mereka. Sehingga mereka mencoba untuk mendepak Neymar yang notabene salah satu pemain dengan gaji tertinggi di skuat PSG.

Simak komentar Casemiro mengenai situasi Neymar di bawah ini.

Diinginkan Madrid

Casemiro baru-baru ini mengaku heran mengapa PSG ingin menjual Neymar. Karena ia menilai kompariotnya merupakan salah satu pemain terbaik di dunia.

Casemiro juga mengajak Neymar untuk pindah ke Bernabeu jika ia tidak diinginkan oleh PSG.

“Neymar bisa bermain di tim manapun di dunia ini. Jika PSG tidak menginginkannya, maka Real Madrid menginginkannya,” ujar Casemiro kepada SporTV.

Masih Betah

Dalam pernyataannya baru-baru ini, Neymar membantah kabar bahwa ia akan cabut dari PSG di musim panas ini.

Ia masih bahagia bermain di PSG. Ia juga berkomitmen untuk melanjutkan karirnya di Prancis.

Di sisi lain, Neymar juga menegaskan bahwa PSG belum menginformasikan padanya bahwa ia akan dijual di musim panas ini.

Butuh Penyerang

Real Madrid sendiri memang butuh penyerang baru di lini serang mereka. Mereka butuh pemain yang bisa membantu Karim Benzema di lini serang mereka.

Awalnya Madrid ingin merekrut rekan setim Neymar, Kylian Mbappe. Namun Mbappe di menit-menit akhir memutuskan bertahan di PSG.

La Liga: Barcelona Hampir Bangkrut, Bagaimana Mereka Bisa Membeli Begitu Banyak Pemain?

La Liga Barcelona Hampir Bangkrut, Bagaimana Mereka Bisa Membeli Begitu Banyak Pemain

Barcelona Hampir Bangkrut – Barcelona aktif di bursa transfer musim panas tahun ini. Pertanyaan yang muncul adalah, bagaimana bisa? Joan Laporta adalah orang di balik semua ini. Dia berhasil membuka likuiditas sehingga uang bisa mengalir ke rekening Barcelona dan melakukan pembelian besar.

Padahal, 2-3 pekan lalu, keuangan Barcelona berada di zona merah. Kini mereka menjadi tim ketiga dengan pengeluaran transfer pemain terbesar.

Namun perlu digarisbawahi, apa yang dilakukan Joan Laporta belum benar-benar membuat Barcelona bebas dari ancaman kebangkrutan. Mengapa demikian? Simak ulasan singkat berikut ini:

Pemain Baru Barcelona

Barcelona telah menandatangani Franck Kessie, Andreas Christensen, Ousmane Dembele, Raphinha dan Robert Lewandowski. Tiga yang pertama tiba secara gratis, sedangkan Raphinha berharga 55 juta euro plus tambahan sehingga total yang biasa dihabiskan adalah 65 juta euro. Sedangkan Lewandowski didatangkan dari Bayern Munich seharga 45 juta euro. Total ada dana 110 juta euro dari dua pemain saja.

Satu hal yang perlu diperhatikan, mereka semua tidak bisa terdaftar di kompetisi Liga Spanyol karena keuangan mereka masih minus. Barcelona memiliki 31 Agustus untuk menyelesaikan masalah.

Barcelona Sekarang Harus Lepas Pemain

Melepaskan pemain, baik dengan menjual atau dipinjamkan, adalah sesuatu yang harus dilakukan Barcelona saat ini. Mengurangi gaji pemain juga bisa meringankan beban, seperti yang dilakukan Sergi Roberto dan Dembele. Barcelona mendapat tambahan dana dari penjualan Philippe Coutinho, Rey Manaj dan pinjaman Trincao ke Sporting Lisbon. Total dana yang terkumpul adalah 25,5 juta euro.

Barcelona masih menunggu dana lain dari Manchester United (MU) yang akan membeli Frenkie de Jong seharga 75 juta euro. Secara total, ada pendapatan 100,5 juta euro. Memphis Depay, Martin Braithwaite, Neto, Oscar Mingueza dan masih banyak lagi masih bisa dilepas oleh Barcelona. Dengan begitu, akan ada ruang di keuangan klub.

Dari mana uang itu berasal?

Kembali ke pertanyaan di awal, dari mana uang itu? Secara garis besar, ada empat cara yang dilakukan Joan Laporta. Pertama, seharga £70 juta dari Spotify. Perusahaan penyedia musik menjadi sponsor utama dan berhak mengubah nama stadion Camp Nou menjadi Spotify Camp Nou.

Kedua, menjual 25% aset hak siar. Jadi, alih-alih masuk ke rekening klub, Barcelona melepas persentase hak siar dengan dana lebih besar. Ketiga, Laporta juga melepas aset berupa persentase merchandising sebesar 49,9 persen untuk jangka waktu tertentu. Lagi-lagi, Barcelona akan mendapatkan dana yang jauh lebih besar di awal untuk memperbaiki finansial.

Yang terakhir adalah dengan berutang ke perusahaan AS, Sixth Street. Dikutip dari Marca, Barcelona mendapat suntikan dana utang sebesar 200 juta euro yang bisa dilunasi selama 25 tahun.

Jadi, Aman Secara Finansial?

Barcelona tidak akan bangkrut dalam 1-2 tahun ke depan. Namun apa yang dilakukan manajemen klub tidak serta merta membuat mereka aman dari ancaman, justru sebaliknya.

Sixth Street dan Barcelona sepakat bahwa utang harus dilunasi dengan persentase keuntungan selama 25 tahun, bukan sistem tarif tetap atau masa depan. Jadi, semakin besar keuntungan Barcelona, ​​semakin banyak Sixth Street yang bisa didapat. Di sisi lain, jika Barcelona hanya untung sedikit atau kalah, utang yang mereka miliki akan semakin besar.

Hal pertama yang pertama

Satu hal yang harus dilakukan Barcelona adalah menjual pemain sebanyak mungkin. Pendapatan yang diperoleh dari sponsor dan strategi pemasaran lainnya hanya membebaskan klub dari hukuman UEFA dan La Liga.

Hingga saat ini, Barcelona masih belum bisa mendaftarkan pemain baru karena keterbatasan gaji. Oleh karena itu, yang terpenting adalah menjual pemain dan mendaftarkan pemain baru.

Setelah itu, Barcelona harus benar-benar rapi dalam rencana keuangannya, bukan hanya musim ini, tapi bertahun-tahun kemudian, praktis, selama 25 tahun.

Inilah 5 Pemain yang Bikin Cristiano Ronaldo Tidak Berdaya di Lapangan

Inilah 5 Pemain yang Bikin Cristiano Ronaldo Tidak Berdaya di Lapangan

Pemain yang Bikin Cristiano Ronaldo Tidak Berdaya  – Semakin Tua semakin jadi yaitu Cristiano Ronaldo. Meski tak lagi muda, penyerang berusia 37 tahun itu masih mampu menjadi banger. Musim lalu bersama Manchester United (MU), eks pemain Real Madrid dan Juventus itu berada di posisi ketiga sebagai top skorer Liga Inggris 2021/2022 dengan 18 gol.

Siapa Pemain yang Bikin Cristiano Ronaldo Tidak Berdaya

Dia berada di belakang pemain Liverpool Mohamed Salah dan striker Tottenham Hotspur Son Heung-min, yang sama-sama mencetak 23 gol.

Sebagai striker yang haus gol dengan fisik dan stamina yang luar biasa, banyak bek lawan yang selalu berduel dengan Ronaldo. Itu terjadi di level klub dan juga di tim nasional.

Tapi tahukah Anda, ada segelintir bek yang justru membuat Ronaldo bergeming? Berikut lima bek yang benar-benar mematikan pergerakan CR7.

1. Sergio Ramos

Salah satu keuntungan menjadi rekan setim Cristiano Ronaldo adalah Ramos bisa belajar menyanyi sebagai superstar bermain. Ramos dan rekan setimnya Alvaro Arbeloa memanfaatkan keunggulan itu saat Spanyol bertemu Portugal di semifinal Euro 2012.

Saat itu, Portugal hanya tinggal dua langkah lagi untuk meraih mimpinya di Benua Biru. Permainannya monoton. Hampir tidak ada tembakan tepat sasaran karena Portugal dan Spanyol memilih untuk bermain sebertahan mungkin.

2. Eric Abidal

Eric Abidal memiliki karir yang hebat bersama Barcelona. Dia adalah bagian dari tim Pep Guardiola yang memenangkan segalanya untuk raksasa Catalan.

Salah satu momen paling berkesan saat dia dan tim Barcelona menggeledah Real Madrid. Itu adalah pertemuan pertama antara Jose Mourinho dan Pep Guardiola di La Liga.

Real Madrid melakukan perjalanan ke Camp Nou untuk mengurangi keunggulan Catalan atas mereka. Tapi yang mereka dapatkan hanyalah pukulan.

3. Alessandro Nesta

Alessandro Nesta adalah salah satu pemain dan bela diri AC Milan. Dengan Paolo Maldini, ia membentuk kemitraan yang hampir tak tertembus di Italia.

Sir Alex Ferguson biasanya tidak terlalu sering kalah. Tapi, melawan AC Milan, tim Manchester United-nya benar-benar kalah dan kalah.

Meski begitu, MU yang memiliki striker seperti Wayne Rooney, Cristiano Ronaldo, dan Ryan Giggs, Setan Merah nyaris tak mampu mengancam pertahanan Milan. Milan menjamu Manchester United di San Siro pada leg ke-2 semifinal Liga Champions 2006/2007.

4. Ashley Cole

Ashley Cole dan Cristiano Ronaldo sudah beberapa kali bertemu di pentas Premier League. Ketika Cole masih di Arsenal, pada periode 1999-2006, Cristiano Ronaldo adalah seorang remaja yang bermain tanpa rasa takut.

Di laga perdananya, bek kiri tersebut tidak memiliki pergerakan yang tepat untuk mengunci Ronaldo. Ronaldo menipunya berkali-kali. Ronaldo adalah pemain yang kurang dikenal pada saat itu, yang membuatnya sulit bagi para pemain bertahan untuk memprediksi pergerakannya.

5. Diego Godin

Atletico Madrid, di bawah Diego Simeone, telah menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan, baik di dalam negeri maupun di Eropa. Rojiblancos telah membuat rekor luar biasa melawan rival sekota mereka di bawah El Cholo.

Satu pemain, khususnya, telah mendapatkan pujian tinggi dari para pakar di seluruh dunia atas keunggulan pertahanannya. Dia adalah Diego Godin.

Godin adalah tipikal bek tangguh pada masanya di ibu kota Spanyol. Dia membuat lini belakang Atletico sangat solid. Dia membantu mendapatkan reputasi sebagai salah satu tim yang paling sulit ditemukan di Eropa.

Javier Zanetti Menegaskan Paulo Dybala Tidak Memiliki Tempat di Inter Milan, Tetapi…

Jorginho Menangkan Penghargaan Pemain Terbaik Eropa 2021

Raksasa Serie A Inter Milan melalui wakil presiden, anggota Javier Zanetti mengisyaratkan bahwa klubnya tidak akan menandatangani Paulo Dybala karena skuad mereka sudah kompetitif.

Dybala kini resmi tanpa klub Usui yang dilepas Juventus per 30 Juni 2022 kemarin. Bianconeri memutuskan untuk tidak memperbarui kontrak bintang Argentina itu.

SEJAK BEBERAPA BULAN LALU CALON TUJUAN BERIKUTNYA DALAM KARIR DYBALA MULAI TERLIHAT. Nama Inter paling cepat disebut-sebut sebagai kandidat klub baru pemain berusia 28 tahun itu.

Afirmasi Javier Zanetti.

Sayangnya, keputusan Inter Untuce meminjam Romelu Lukaku dari Chelsea membuat minat Inter pada Dybala perlahan memudar.

Zanetti pun mengakui bahwa skuatnya kini cukup kompetitif, terutama di lini depan. Jika Anda mengontrak Dybala maka tidak ada ruang baginya di skuat Nerazzurri.

“CEO seperti yang kami katakan adalah Marotta, Dybala selalu menjadi peluang bagi kami, karena dia adalah agen bebas, tetapi hari ini Inter memiliki Lautaro Martinez, Romelu Lukaku, Joaquin Correa, Edin .

Semuanya Bisa Berubah

Meski begitu, Zanetti masih enggan menutup peluang mengalahkan Dybala. UNTUK LEGENDA LA BENEAMATA, SEMUANYA MASIH BISA BERUBAH DALAM SEPAKBOLA.

“Kami memulai pramusim dengan para pemain ini, tetapi keadaan masih bisa berubah. Saat ini, Kamiik baik-baik saja. ‘ kata Zanetti.

Selain Inter, Dybala dikabarkan sedang didekati oleh beberapa klub papan atas Serie A lainnya, mulai dari AC Milan, seperti Roma, hingga Napoli.

Pramusim Inter Milan

Selasa (12/7/2022) Kemarin, Inter Milan menjalani laga uji coba pramusim melawan klub Swiss, Lugano. Inter susah payah kalah dari Delangan, 4-1. Selanjutnya, Inter akan kembali melakoni laga uji coba pramusim melawan klub Ligue 1, seperti Monaco, Minggu (17/7/2022) dini hari WIB besok.

Kemudian, Inter bertandang ke Prancis untuk menghadapi tuan rumah Lens dan kembali ke Italia untuk menghadapi Delan Lyon. Pramusim Inter Milan akan ditutup dengan dua gol melawan LA LIGA CLUB, VILLARREAL PAYA MINGGU (7/8/2022) WIB dini hari.

Jadwal Pramusim Inter Milan 2023/2023

  • Selasa, 12 Juli 2022
    LUGANO 1-4 Inter Milan
  • MINGGU 17 JULI 2022
    Inter Milan vs sebagai monaco
  • Sabtu, 23 Juli 2022
    Lens vs Inter Milan
  • Minggu, 31 Juli 2022
    Inter Milan vs Lyon
  • Minggu, 7 Agustus 2022
    Inter Milan vs Villarreal

AC Milan dan Monza Berlomba Mendapatkan Luis Suarez

AC Milan dan Monza Berlomba Mendapatkan Luis Suarez

Smakcygowa – Pemain Uruguay berusia 35 tahun itu pindah ke Serie A tahun lalu ke Juventus, tetapi keluar dari kontroversi seputar pertanyaan bahasa Italia yang digunakan untuk mendapatkan paspor.

Pengadilan atas situasi tersebut berakhir bulan lalu dengan tidak ada seorang pun di Juventus atau Suarez yang dinyatakan bersalah atas pelanggaran di sekolah bahasa Peru yang tidak dipilih karena membantu siswa tertentu lulus ujian.

Menurut TyC Sport Argentina dan surat kabar Spanyol Diario AS, Suarez menerima telepon dari Milan dan tim promosi Serie A Monza untuk melihat apakah dia akan tertarik dengan tawaran kontrak mereka. Bahkan ada indikasi bahwa tawaran tersebut bernilai hingga 4 juta euro bersih per musim.

Suarez Cocok Untuk Milan dan Bisa Membawa Pengalaman Liga Champions yang Dimilikinya.

Diario AS mengutip agen Marco Kirdemir yang mengatakan dia: “membawa tawaran kepada Suarez dan tahu apa yang dia terima. Fenerbahce menghubungi Suarez secara langsung, menawarkan 6 juta euro, tetapi Suarez menolaknya.”

“Dia ingin bermain di Italia dan ada dua tawaran, satu datang dari Monza seharga 4 juta euro, tetapi karena hak citranya tinggi, itu akan menjadi bagian dari kesepakatan untuk menaikkan upah.”

Suarez dekat dengan River Plate, kepergiannya di awal Copa Libertadores mengubah rencana transfer mereka. Milan mencari striker yang bisa menjadi pilihan berbiaya rendah sambil menunggu Zlatan Ibrahimovic pulih dari operasi lutut.

Luis Suarez tidak memiliki klub setelah berpisah dengan Atletico Madrid. AC Milan dan Monza kini bersaing memperebutkan jasa pemain Uruguay itu.
Suarez sempat dikait-kaitkan dengan Fenerbahce, namun kabarnya mantan pemain Liverpool itu menolak. TyC Sport sempat mengabarkan bahwa seorang agen yang mewakili Suarez mengatakan penolakan itu dilakukan karena keinginan sang pemain untuk berlabuh di Liga Italia.

Monza disebut-sebut sebagai penggemarnya, kebetulan klub tersebut baru saja dipromosikan ke Serie A Italia dan memiliki ambisi besar di bawah kepemilikan Silvio Berlusconi.

Langkah Moza Mendapatkan Suarez

Langkah Monza untuk mendapatkan Luis Suarez tidak akan mudah. Milan juga tertarik dan dikabarkan telah membuat tawaran gaji sebesar 4 juta euro per musim. Milan butuh striker baru. Zlatan Ibrahimovic masih dalam masa pemulihan dan diperkirakan akan comeback pada awal 2023. Rafel Leao juga diincar banyak klub dan Milan bisa tergoda untuk melepasnya jika tawaran itu cocok.

Luis Suarez nyaris merumput di Italia usai hengkang dari Barcelona. Dia bahkan telah memenuhi syarat untuk mendapatkan paspor Italia untuk bermain untuk Juventus. Luis Suarez akhirnya membatalkan perjalanannya ke Juventus karena diduga menyontek dalam proses tes. Pengadilan di Italia turun untuk menyelidiki dan Suarez akhirnya memilih bergabung dengan Atletico Madrid.

Pemain berusia 35 tahun itu juga baru-baru ini dikaitkan dengan beberapa klub Amerika Serikat, termasuk DC United. Namun, Wayne Rooney selaku manajer klub menganggap El Pistolero tidak cocok.

Inilah 5 Alasan Kenapa Barcelona Bisa Tumbangkan Keunggulan Real Madrid di Liga Spanyol

Inilah 5 Alasan Kenapa Barcelona Bisa Tumbangkan Keunggulan Real Madrid di Liga Spanyol

Barcelona sedang mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk menghadapi persaingan musim depan. Meski mengalami krisis finansial, Los Cules berusaha keras sebagai pemain berkualitas.

Sejauh ini, Barcelona telah menunjuk Franck Kessie dan Andreas Christenen. Keduanya didatangkan dengan status bebas transfer, sehingga Barcelona bisa menghemat biaya transfer.

Tak hanya itu, Barca juga masih aktif mengincar beberapa nama lain. Sebut saja Robert Lewandowski, Raphinha, dan Jules Kunde. Ketiganya masih dalam pengawasan El Barca. Kedatangan pemain baru ini tentu akan memperkuat tim asuhan Xavi Hernandes. Musim lalu, Barca gagal bersaing memperebutkan trofi, Real Madrid terlalu tangguh.

Namun, musim depan akan berbeda. Setidaknya, ada lima alasan Barcelona bisa bersaing dengan Real Madrid dalam perburuan gelar musim depan?

Skuad sedang dibentuk

Xavi tiba di Barcelona pertengahan musim, melanjutkan pekerjaan Ronald Koeman. Tentu ia harus berusaha memaksimalkan skuad yang ada semaksimal mungkin.

Sial, musim depan akan berbeda dan jauh lebih baik untuk Xavi. Dia punya beberapa pemain di bursa transfer musim panas ini.

Meski sulit, Xavi mulai membentuk skuat sesuai keinginannya. Membeli pemain yang tepat tentu bisa membantu Xavi menerapkan gaya utama yang diinginkannya.

Skuad Barca yang diinginkan Xavi mulai terbentuk. Jadi ada banyak alasan untuk lebih percaya diri musim depan.

Taktik Xavi semakin matang

Musim lalu, kedatangan Xavi membantu Barca menemukan kembali identitas mereka. Xavi menerapkan gaya permainan khas Barca yang hilang di era Ronald Koeman.

Gaya utama yang khas ini sangat penting bagi perkembangan Barca. Tidak seperti tim lain, Barca memiliki filosofi yang telah ada selama beberapa dekade, identitas mereka jelas.

Musim lalu, hanya dalam waktu lima bulan Xavi mampu mengembangkan tim, terutama jika dia diberi lebih banyak waktu untuk melatih taktik dan gaya permainannya.

Momen Pramusim

Xavi akan menjalani pramusim untuk pertama kalinya sebagai pelatih Barcelona. Tentu ini menjadi kesempatan penting untuk membentuk dan mempersiapkan tim dengan sebaik-baiknya.

Pramusim selalu dianggap sebagai salah satu momen terpenting dalam mempersiapkan sebuah tim. Ini adalah perbedaan besar bagi seorang pelatih yang tidak memiliki kesempatan untuk menjalani pramusim bersama tim.

Sekarang, Xavi memiliki kesempatan untuk memulai pramusim bersama, bahkan mungkin lebih awal. Xavi akan menggunakan kesempatan ini untuk lebih mengenal tim, begitu juga sebaliknya.

Lanjutkan Langkah Musim Lalu

Musim lalu, dalam lima bulan, Xavi mampu menaikkan level Barcelona ke level teratas. Puncaknya adalah saat Barca mengalahkan Madrid 4-0 di Santiago Bernabeu.

Perkembangan pesat dalam lima bulan ini seharusnya menjadi bukti potensi Barca. Di bawah Xavi, Barca bermain lebih kompak dan lebih percaya diri.

Oleh karena itu, jelas Xavi musim depan hanya perlu melanjutkan pondasi yang telah ia persiapkan. Barca bisa tampil lebih percaya diri untuk memperebutkan trofi.

Real Madrid lengah

Madrid adalah tim papan atas yang dipenuhi banyak pemain kelas dunia. Namun, musim lalu Madrid terbukti lesu, bahkan dalam pertandingan yang seharusnya mudah.

Musim depan, kecerobohan Madrid bisa menjadi celah yang dimanfaatkan Barca. Itu tidak pasti, tetapi ada kemungkinan besar bahwa situasi ini bisa terjadi.

Momen menentukan ini ditentukan dalam duel El Clasico. Jika Barca bisa mengatasi Madrid di El Clasico, kemungkinan besar mereka akan mendapatkan momentum untuk bangkit kembali.